Saya sempat bingung dengan promosi produk-produk air minum dalam kemasan yang berusaha membuktikan bahwa kualitas air minum mereka adalah yang paling baik. Mereka membuktikannya dengan sangat baik… Mereka mendemokan uji elektrolisa terhadap air minum mereka dan air minum merk lain. Uji elektrolisa dimaksudkan untuk menguji apakah ada kandungan mineral/logam di dalam air tersebut. Hasilnya sungguh mengejutkan… Ternyata setelah diuji, justru tidak terlihat kotoran/endapan pada produk mereka, sedangkan pada produk lain, seperti ‘AQUA’ justru terlihat endapan yang dinilai cukup kotor. Mereka mengatakan bahwa ‘AQUA’ sendiri mengandung logam yang cukup bermasalah. Maksud saya, mereka mengatakan bahwa ‘AQUA’ justru mengandung logam berat (mineral anorganik) yang sama sekali tidak dapat diserap oleh tubuh dan sangat berbahaya bagi tubuh kita.
Namun, saya masih tidak percaya. Akhirnya, saya mencoba mencari tahu sendiri ke http://www.aqua.com. Nah, akhirnya saya menemukan jawaban pasti dari pihak ‘AQUA’ sendiri. Tapi, saya juga masih belum tahu apakah pihak ‘AQUA’ memberikan alasan yang mengandung kebenaran. Hehehe, maklumlah nilai kimia saya cuma dapat C, jadi saya benar-benar tidak bisa memastikan. Lihat sendiri penjelasan dari pihak ‘AQUA’…
===================================================
Artikel ini diambil dari http://www.aqua.com/aqua_v3/ina/aquanews_detail.php?p_id=258…
Pengujian Air yang Akurat
Untuk menjaga kesehatan, kita harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menentukan pilihan air minum kita. Dan ada baiknya Anda memahami tentang proses pengujian air yang benar dan akurat, termasuk pengujian air yang belakangan ini sering dilakukan oleh beberapa orang atau pihak tertentu untuk menguji kemurnian air merek dan jenis tertentu. Pertanyaannya adalah, apakah pengujian tersebut sudah benar? Apakah harus dilakukan di laboratorium atau dapat dilakukan di pusat perbelanjaan, kantor atau rumah?
Belakangan ini banyak pihak yang mempromosikan air murni dalam kemasan merek tertentu yang ditawarkan sebagai “air murni” yang lebih baik dari produk AMDK merek terkenal yang telah lama beredar dengan melakukan semacam tes atau pengujian terhadap kedua jenis atau merek air tersebut. Mereka mencoba membuktikan klaim atas ke-“sempurna”-an atau kemurnian air yang dihasilkan dengan melakukan semacam tes dengan menggunakan alat listrik terhadap kedua produk. Dan segera terlihat bahwa AMDK bermerek tertentu menjadi keruh dan berwarna. Sebaliknya air atau produk yang mereka tawarkan tersebut masih jernih dan tidak ada endapan. Apakah metode dan kesimpulan pengujian ini benar dan dapat dipertanggungjawabkan?
Anda perlu waspada terhadap pengujian-pengujian semacam ini, karena pengujian semacam ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan salah persepsi terhadap air minum dalam kemasan bermerek yang digunakan dalam pengujian tersebut. Klaim dan kesimpulan yang disampaikan adalah tidak benar. Pengujian yang dilakukan ini memanfaatkan ketidaktahuan konsumen akan reaksi kimia sederhana, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
Apa sebetulnya Alat PENGETESAN LISTRIK yang digunakan?
Sebenarnya alat tersebut adalah ALAT ELEKTROLISA sederhana yang dapat dipakai untuk mengetahui apakah air yang dites mengandung mineral atau tidak. PROSES ELEKTROLISA sendiri merupakan suatu proses pemisahan komponen kimia menjadi elemen dengan menggunakan aliran listrik.
Pada umumnya alat tersebut berupa kotak dengan 4 kaki yang terbuat dari ogam yang merupakan elektroda-elektroda dengan muatan kutub negatif dan positif, yang apabila dilalui aliran listrik dan dicelupkan ke dalam cairan penghantar listrik (yang ada mineralnya), maka elemen kimia bermuatan negatif akan menuju ke kutub positif, dan sebaliknya, elemen yang bermuatan positif akan menuju ke kutub negatif.

Jika alat tes elektrolisa ini dimasukkan ke dalam air yang mengandung mineral, akan selalu timbul gumpalan atau endapan yang berwarna coklat, hijau, kehitam-hitaman ataupun warna lain, tergantung pada jenis mineral yang ada dalam air tersebut. Mineral atau elektrolit yang tadinya dalam keadaan TERLARUT (DISSOLVED SOLIDS), oleh proses ELEKTROLISA menjadi TAK TERLARUT dan tampak sebagai Endapan atau Kekeruhan. Jadi apa yang terlihat sebagai endapan atau “kotoran” sebetulnya tidak lain adalah MINERAL yang sekarang membentuk endapan, disamping itu terjadi pula penambahan endapan dan kekeruhan yang berasal dari pelepasan zat atau elemen yang berasal dari elektroda yang dipakai karena proses elektrolisa ini. Zat yang terlepas dari elektroda adalah sama dengan bahan elektroda itu sendiri, kalau bahan elektrodanya zat besi, maka yang ilepaskan adalah zat besi yang terlihat sebagai endapan yang berwarna Merah- Coklat.

Air Suling/Air Murni: Air yang kandungan mineralnya dihilangkan/dikurangi melalui proses Destilasi, Deionisasi, atau Osmosis Terbalik (Reverse Osmosis).
Pada Air suling atau Air Destilata, pengujian ini tidak akan menyebabkan terjadinya endapan, oleh karena Air Suling/Air Destilata tidak mengandung mineral. Tetapi kalau pada Air suling ini dimasukkan sedikit saja garam, maka hal yang sama akan terjadi, yaitu timbulnya “Kotoran”, karena garam merupakan salah satu contoh mineral. Pihak atau orang yang mendemonstrasikan tes elektrolisa ini untuk mempromosikan Alat Penyaring/Produk Air Suling/Air Murni, sebetulnya hanya menunjukkan kepada para calon pelanggan yang kebetulan kurang paham dengan proses Elektrolisa, bahwa AMDK AQUA mengandung mineral, bukan kotoran.
Timbulnya endapan seperti diuraikan diatas, karena adanya mineral seimbang dalam AQUA dan mineral ini justru SANGAT PENTING dan berguna bagi TUBUH MANUSIA. Bersama dengan makanan yang lain, Air minum bermineral yang dikonsumsi akan membantu memenuhi kebutuhan mineral tubuh yang sangat penting untuk proses metabolisme dan fungsi organ tubuh.
Sedikit contoh mineral dari beberapa mineral yang terkandung dalam AQUA :
| Mineral yang terkandung | Perubahan warna yang terjadi bila dilakukan test Elektrolisa | Manfaat bagi tubuh | Kandungan Sesuai | |
| Std SNI | Std AQUA | |||
| Ca (Calsium) | Putih | Untuk pembentukan tulang dan gigi | Maks 75 mg/lt | Maks 75 mg/lt |
| Mg (Magnesium) | Putih | Untuk pembentukan tulang dan gigi | Maks 50 mg/lt | Maks 50 mg/lt |
Untuk lebih mengetahui resiko mengkonsumsi air minum yang tidak mengandung mineral (demineralized water), dapat dilihat dalam website WHO sebagai berikut : http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf
===================================================
Artikel ini diambil dari http://www.aqua.com/aqua_v3/ina/aquafacts_faq-detail.php?p_id=72
Q: Saya pernah didatangi orang yang melakukan demo produk, dengan menggunakan semacam alat listrik untuk mengecek kualitas air. Dan dari demo tsb, air AQUA menjadi keruh dan ada endapan hitam, smtr air yang satunya (yang mereka jual) tidak demikian, tetap bening. Apakah kualitas AQUA memang buruk? Apakah demo uji air ini valid?
Jawaban :
- Uji atau tes ini adalah sama sekali tidak benar. Jika alat tes elektrolisa ini dimasukkan ke dalam air yang mengandung mineral, akan selalu timbul gumpalan atau endapan yang berwarna coklat, hijau, kehitam-hitaman ataupun warna lain, tergantung pada jenis mineral yang ada dalam air tersebut.
- Mineral atau elektrolit yang tadinya dalam keadaan terlarut (dissolved solid), oleh proses elektrolisa menjadi tak terlarut dan tampak sebagai Endapan atau Kekeruhan. Jadi apa yang terlihat sebagai endapan atau “kotoran” sebetulnya tidak lain adalah MINERAL yang sekarang membentuk endapan.
- Air yang tidak berubah warna dan tidak ada endapan (tetap bening) justru menandakan air tersebut tidak ada/tidak mengandung mineral. Ini akan berbeda hasilnya apabila air yang tidak mengandung mineral tersebut ditaburi dengan sedikit garam dapur, maka akan terbentuk gumpalan berwarna yang sama dengan air yang mengandung mineral.
- Disamping itu, terjadi pula penambahan endapan dan kekeruhan yang berasal dari pelepasan zat atau elemen yang berasal dari elektroda yang dipakai karena proses elektrolisa ini. Zat yang terlepas dari elektroda adalah sama dengan bahan elektroda itu sendiri, kalau bahan elektrodanya zat besi, maka yang dilepaskan adalah zat besi yang terlihat sebagai endapan yang berwarna Merah-Coklat.
- Uji ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kandungan logam berat, karena uji kandungan logam berat tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan alat ini.
- Dan perlu diketahui, air yang tidak mengandung mineral dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan tidak ideal sebagai air minum. Referensi ilmiah mengenai hal ini dapat Anda baca pada artikel yang dipublikasikan situs WHO http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf, yang berjudul ‘Health risks from drinking demineralised’.
- Karenanya, Anda sebagai konsumen senantiasa berhati-hati terhadap pemberitaan ataupun informasi yang mencoba memanfaatkan ketidaktahuan kita dalam hal reaksi kimia sederhana seperti ini.


trimakasih atas informasi yg bpk buat..krn dengan begini saya menjadi tau ttg produk air RO yg sekarang banyak ditawarkan oleh bbrp teman saya.
kalau tdk keberatan, apa boleh saya mendapatkqn informasi juga ttg: 1. air alkali yg katanya cukup mineral dan bersifat basa, bagus mana dgn aqua atau air RO.
2. apakah pengetesan menggunakan tes PH cukup akurat?
trimakasih
salam,
sanjaya
Oleh: sanjaya on Maret 4, 2009
at 5:15 am
Terima kasih Pak Sanjaya… Mengenai hal itu akan saya coba cari tahu dulu… Ngomong-ngomong Pak Sanjaya bisa saya hubungi di mana ya… Mohon paling tidak Pak Sanjaya menyertakan alamat email agar mudah saya hubungi. Terima kasih.
Oleh: Bagas Karyadi on Maret 7, 2009
at 4:25 am
hola pak,
thanks untuk artikelnya. seorang teman me-refer blog bapak.
btw, saya pernah baca di salah satu majalah (tempo atau gatra-lupa) mengenai tulisan dari seorang ahli farmasi yang mengatakan air minum aqua mengandung ozon yang ternyata berbahaya bagi tubuh karena ozone itu digunakan untuk mengawetkan minuman itu dan apabila diminum bersamaan dengan obat akan menguraikan kandungan obat itu sendiri atau mengurangi khasiat obat.
nah, ga lama kemudian akhirnya aqua pun mengeluarkan press release menanggapinya dan mengakui bahwa apabila meminum air aqua dari botol misalnya, jangan langsung diminum, tapi biarkan beberapa menit agar kandungan ozone itu keluar dahulu….
wah… gimana dong? terus terang saya pun langsung menerapkan itu tiap kali saya beli aqua.. saya termasuk orang yang concern dengan kesehatan.. orangtua saya memang sudah berlangganan air ro dan mereka merasa air ro lebih ringan, itu pun mereka ga langsung percaya dengan demo2 orang, tapi mereka browsing dan diskusi dengan para tenaga medis dulu baru yakin mengkonsumsi air ro.
apapun itu, saya terbuka dengan teknologi2 baru. saya pun baca artikel2 di koran, waktu pasca tsunami aceh, bantuan dari amerika salah satunya adalah memecahkan masalah air minum karna tanah yang sudah tercemar, dengan mendatangkan mesin air ro untuk memberikan air yang baik.
bbp bulan yg lalu, saya ke bunaken, manado, dan menemukan teknologi ini pun digunakan untuk menghasilkan air minum yang pure karena air tanah di pulau mengandung asin/air laut yang sangat tinggi.. mesin2 itu diberikan ke pemda dari proyek csr pertamina.
nah, ada lagi nih.. kebetulan paman suami saya adalah orang ahli kimia dan kerjanya dulu ada hubungannya dgn perush2 industri minuman. sekali waktu obrolan nyerempet masalah air, dan info dia, coca cola and pepsi (contoh dari sekian industri minuman) menggunakan pure water dgn teknologi reverse osmosis untuk dapat menghasilkan hasil yg sempurna. katanya, bagaikan melukis, bidang yang putih bersih akan menghasilkan paduan warna yang lebih sempurna.
saudara saya kerja di perush medis internasional di jkt, dan di kantor dan rumah sakitnya pun mereka menggunakan air ro untuk kebutuhan pelayanan mereka bagi pasien terutama. saya percaya mereka2 adalah orang2 pintar juga.
saya bukan anti aqua, saya masih sering minum aqua di perjalanan. tapi ya, kadang kala mengangkat sesuatu yang baru itu memang sulitlah.. apalagi yang lama udah mateng di kepala.. belum tentu toh yang lama itu 100% baik.
btw, saya ingatkan, jangan minum air aqua botol yang telah dijemur di bawah sinar matahari, karna ternyata sudah tidak baik bagi kesehatan, aqua pun me-warningnya di botol2 mereka.. cumaaa.. kueeeciiillll bangettt… mereka kurang dlm meng-edukasi masyarakat.
saya ga ngerti kalau orang demo2 air, karna bukan orang kimia or whatsoever, tapi saya jadinya browsing sendiri di internet hehehehe..
ya begitulah info dari saya. thank you.
-icha-
Oleh: icha on April 14, 2009
at 7:00 am
Iya, memang masih pro dan kontra ttg air minum yg sehat. Aku baru baca di Reader’s Digest, sebetulnya air mineral yg dikemas plastik jg ga baik tuk kesehatan, terkena sinar matahari ato ga. Susah jg ya tuk jd sehat…
Oleh: Fanda on April 26, 2009
at 10:29 am
maaf pa……? saya pengen tanya tentang air kemasan dan mineral logam berbahaya ?
apakah ada standarisasi tentang zat pengawet yang ada dalam kemasan ?
dan apakah mineral logam zat berbahaya itu selalu ada dalam merk kemasan ?
saya pernah mengukur pake alat TDS dan hasil nya semua mengandung mineral ?
ada beberapa merk yang sama yang kita ukur selalu berubah-ubah pada ukuran TDS nya ?
air yang sehat itu gimana pa ?
menurut saya sayur yang kita makan juga banyak mengandung mineral ?
apakah lebih baik kita mencari mineral itu lewat sayur aja ?
sekian terima kasih atas info nya ?
/
Oleh: eko suwarno on Juni 22, 2009
at 4:55 pm
TERIMA KASIH BANYAK ,SAYA JADI TAHU TENTANG KUALITAS AIR YANG SEHAT.
Oleh: santboedi on September 17, 2009
at 8:16 am
waduh………
ribet y mau sehat….
(‘.’)a
Oleh: Lionel Aulia on September 27, 2010
at 8:39 am
haduuuuhhh
ribet..
sehat thu susah bner y..
>.<
Oleh: dhieLa on Oktober 1, 2010
at 10:20 am
Begini menurut pendapat saya tlg direspon juga ni. Saya selama 20 thn konsumen Aqua fanatik, tp terus terang SAYA juga jadi ragu dan kecewa. Tubuh manusia memang butuh mineral, ingat dari SD sampai zaman termodern skr ini dibelahan bumi manapun, TIDAK PERNAH ADA PEMBELAJARAN TENTANG PEMENUHAN MINERAL BAGI TUBUH KITA DARI AIR. Knp ? krn air mengandung mineral ANORGANIK yg sgt tdk bisa diserap tubuh, ini bukan pendapat saya tp pendapat AHLI2 dunia dgn buku2nya yg sdh mendunia pula, coba deh browsing sendiri cari infonya. MINERAL YG DIBUTUHKAN MANUSIA ADALAH MINERAL ORGANIK YG DIDAPAT DARI TUMBUHAN DAN HEWAN. Tumbuhan menyerap nutrisinya dari tanah yg juga brp mineral anorganik tp DIUBAH OLEH DAUN MELALUI PROSE FOTO SINTESA menjadi mineral ORGANIK, demikian pula hewan dari daging,telur dan susu jelas mineral organik, dimn mineral anorganik pada hewan juga sdh dibuang oleh ginjal hewan tsb. sebagai contoh mineral potasium yg terkandung dalam air ( potasium anorganik) sebanyak 386 ltr ternyata sebanding dgn hanya 2 buah pisang yg tentunya kandungan potasiumnya adalah organik, ikan laut mengagung banyak sekali mineral organik kalsium yg dibutuhkan oleh tulang, lagi2 saya tdk sependapat dgn situs resmi AQUA yg menyatakan AQUA mengadung kalsium yg dibuthkan oleh tulang, jgn2 nanti minum AQUA sekian ratus liter ternyata kandungan kalsiumnya sama dgn hanya 1 ekor ikan laut ? MAAF MANA YG JAUH LEBIH MASUK AKAL ? Saya sdh banyak mendapat info ttg produk semacam coca cola yg dimurnikan dulu ,melalui mesin/membran RO shg didapt air murni dahulu, mesin ini menggunakan membaran ( bkn filter ) yg berukuran 0,0001 mikron ( setara dgn sehelai rambut yg dibelah satu juta ). LAGI2 SAYA HERAN LANTAS APA YG DIMAKSUD AQUA DGN PROSES PEMURNIAANYA DLM SITUS RESMINYA. HARUS DIBEDAKAN AIR MURNI TDK SAMA DENGAN AIR JERNIH. DITEMPAT SAYA AQUA TDSNYA 130 ppm JELAS INI BUKAN AIR MURNI SEBUTANNYA, menurut saya yg lebih pasti sebutannya adalah air jernih bebas bakteri. Teknologi Membran Reverse Osmomsis ( RO ) dgn membran 0,0001 micron inilah yg kemudian diklam sbg GINJAL KE III MANUSIA, krn menghasilkan air yg mampu utk memperingan kerja ginjal,membuang racun tubuh ( mineral anorganik yg mengendapa dalam tubuh ) dan juga mencegah serta membantu proses penyembuhan penyakit. Di Arab Saudi teknologi RO ini digunaka oleh PDAM disana utk memproses air laut jadi air minum, di Amerika Serikat pdamnya juga menggunakan teknologi RO, demikian pula dunegara2 maju lainnya. Lantas dimana letak salahnya ? Air Murni didapat dari hasil produksi melalui berbagai tahapan filter2 tertentu dan kemudian baru dimasukan ke membran RO, dari bahan baku yg masuk yg jadi hanya 30%nya yg merupakan air yg benar2 sgt mudah diserap oleh tubuh, sisanya yg 70% akan keluar sbg sisa produksi krn molekulnya sdh besar dan tdk bisa lewat membran RO, dan juga krn berikatan dgn mineral2 anorganik, padahal sisa produksi dari membran RO yg sdh melalui berbgai tahapan filter2 tertentu ini kwalitasnya sdh sekelas dgn air produksi dalam kemasan yg beredar dipasaran. Teknologi RO adalah teknologi pembuat AIR MINUM yg Tercanggih saat ini hasil pengembangan Teknologi dari NASA USA dan juga JERMAN. Skr sipa yg berhak mempunyai otoritas utk menyatakan bahwa TEKNOLOGI FILTER AQUA lbih canggih atau lebih murni atau bagus. Di Amerika standart air minum ber TDS 50 ppm, di Kanada 40 ppm. Oh ya sblm kelupaan ni , sama spt coca cola dan pepsi yg pembuatanya dimurnikan dahulu dgn mesin RO, Ternyata yg disebut AIR MINUM MINERAL diproduksi dgn dimurnikan dahulu menggunakan mesin RO, baru kemudian di ” BERIKAN ” mineral2 pilihan yg adalah mineral ORGANIK, Jadi AIR MINERAL di sana adalah AIR MINERAL YG ORGANIK, makanya harganya juga mahal. Terakhir DIDUNIA INI TDK PERNAH ADA ATAU BELUM PERNAH ADA TEKNOLOGI FILTER AIR YG BISA MEMILAH – MILAH, MANA MINERAL YG BERGUNA DAN TDK BERGUNA, TDK PERNAH ADA DAN MEMANG BELUM PERNAH ADA. AQUA SEHARUSNYA TRANPARAN DAN BERANI MEMBERIKAN KEPASTIAN BAGI PARA KONSUMENNYA DGN SATU JAWABAN DARI SATU PERTANYAAN , ” MINERAL AQUA ORGANIK ATAU AN ORGANIK ?
Oleh: ronny budianto on November 2, 2010
at 5:13 pm
Orang yg hidup ratusan yang lalu juga umurnya panjang-panjang padahal mereka.,,tidak minum dari air hasil filtrasi,UV,OZON,Ataupun RO.,air yg plg baik ya air zam-zam.,,ada yg bisa bantu.,memberikan spesifikasi kandungan dr air zam-zam?
Oleh: Maliq on Maret 29, 2011
at 11:47 am
mohon di pertimbangkan lagi:
Apakah anda masih beranggapan bahwa kita butuh Mineral dalam Air ?
Memang tubuh kita perlu mineral, seng, besi dll…
Tetapi kita butuh besi, seng, mineral yang berasal dari makhluk hidup, alias ORGANIK.
Spt contoh : sayuran, buah buahan, daging, susu, dll.
Mengapa kita tidak butuh mineral dari dalam air ?
Karena mineral dari dalam air adalah NON ORGANIK….
Kita tahu bahwa air berasal dari TANAH..
dan tanah itu benda mati.. alias non organik
jadi semua yang berasal dari tanah sifatnya Non Organik
termasuk mineral dan lainnya..
Non Organik tidak bisa diurai dan diserap tubuh kita..
Sehingga mineral dll yang berasal dari dalam air, adalah Non Organik,dan tidak bisa diserap dalam tubuh…
Jadi kesimpulannya : Kita tidak butuh mineral dari dalam AIR.
Coba anda perhatikan air minum di pasaran :
Yang dulunya ditulis Air mineral merk A, merk B, merk C..
Apakah anda sekarang masih menjumpai tulisan : Air Mineral ?
Sekarang diganti dan hanya ditulis : Air Minum merk A, B , C dll
SILAHKAN SIMAK REFERENSI Di BAwah ini :
“Tubuh kita memerlukan 19 mineral organik yang didapatkan dari hewan dan tumbuhan. Sedangkan mineral anorganik (yang berasal dari air tanah) tidak dapat dimanfaatkan tubuh dan hanya membahayakan kesehatan.”
Paul Bragg, Ph.D, penulis buku “Water, The Shocking Truth.
“Sekitar 2,3 milyar orang menderita berbagai penyakit yang disebabkan oleh air yang tidak bersih.”
PBB UNESCO
“Sayur dan buah-buahan adalah sumber utama mineral bagi tubuh kita.” (bukan air minum)
Badan PBB World Health Organization (WHO)
“Mineral mineral anorganik dalam air minum adalah penyebab banyak penyakit manusia.”
Dr. Charles Mayo, pendiri Mayo Clinic, USA
“Ginjal tidak dapat bekerja bila sistim penyaringannya tersumbat oleh mineral anorganik.”
Dr. Allen E. Banik, penulis buku “Your Water And Your Health.”
“Mineral organik jauh lebih mudah diserap melalui usus dan lebih aktif dalam tubuh daripada mineral anorganik.”
Departemen Pertanian dan Makanan Pemerintah Kanada.
“Terus terang, kadar mineral dalam air minum tidak memberikan efek baik yang berarti bagi tubuh.”
Stephen Kay, International Bottled Water Association
Semoga bermanfaat..
Oleh: hacker on September 17, 2011
at 1:53 am
[...] for pesan ane: Berkenaan bagi ane:cendolbig sambil bantuin ane:rate5 Spoiler for sumber: http://karyadibagas.wordpress.com/20…g-logam-berat/ Posts Related to ‘AQUA’mengandung logam berat? Arti Kode Segitiga pada Produk [...]
Oleh: ‘AQUA’mengandung logam berat? | Indonesia News Lounge on Oktober 9, 2011
at 3:12 am
Salam…
Setahu saya, air murni dan alat pemurni air tidak “bermusuhan” dg mineral. Pada prinsipnya adalah berusaha untuk mengurangi masuknya polutan ( kimia, fisika dan mikrobiologi) ke dalam tubuh. Karena di dlm air polutan berbahaya tercampur dg mineral, maka keduannya harus dihilangkan terlebih dulu. Lalu, bagaimana kita mendapatkan mineralnya ? Dari beberapa sumber mengatakan bahwa, mineral cukup diperoleh dari makanan. Sedangkan dari air, mineral akan segera dibuang oleh tubuh. Air hanya sebagai pengganti cairan, bukan suplier mineral.
Saya juga punya satu pertanyaan thd “aqua”…: Jika aqua mengklaim produknya sebagai air mineral, mengapa pihak produsen tidak mencantumkan komposisi dan jumlah mineral per sajinya ? Mengapa TDS dari beberapa sumber mata air berbeda ? Mengapa jumlah mineralnya tidak distandarisasi ? Setahu saya juga, air mineral selalu mencantumkannya seperti merek EQUIL. Sodium, Natrium, Magnesiumnya terstandarisasi jumlah per sajinya. Jadi, mana yang perlu diwaspadai ?
Oleh: DREAMER on Oktober 16, 2011
at 2:15 pm
pada pinter banget ya!!! klo saya lebih baik air murni aja, karena tidak ragu terhadap mineral yang tidak jelas….
Oleh: chaun on November 7, 2011
at 6:09 am
[...] Timbulnya endapan seperti diuraikan diatas, karena adanya mineral seimbang dalam AQUA dan mineral ini justru SANGAT PENTING dan berguna bagi TUBUH MANUSIA. Bersama dengan makanan yang lain, Air minum bermineral yang dikonsumsi akan membantu memenuhi kebutuhan mineral tubuh yang sangat penting untuk proses metabolisme dan fungsi organ tubuh. Spoiler for aqua: kalo ini kebalikan dari yg sebelumnya!:najis Spoiler for aqua: Spoiler for aqua: Spoiler for pesan ane: Berkenaan bagi ane:cendolbig sambil bantuin ane:rate5 Spoiler for sumber: http://karyadibagas.wordpress.com/20…g-logam-berat/ [...]
Oleh: ‘AQUA’mengandung logam berat? | Arsip Kaskus Indonesia on Maret 26, 2012
at 12:18 pm