<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bagas Karyadi on-line</title>
	<atom:link href="http://karyadibagas.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://karyadibagas.wordpress.com</link>
	<description>Mengenal pribadi, pemikiran, dan pengalaman seorang Bagas Karyadi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Nov 2011 06:09:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='karyadibagas.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/5f791a4cf3d2f3a8c42e268f5178100b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Bagas Karyadi on-line</title>
		<link>http://karyadibagas.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://karyadibagas.wordpress.com/osd.xml" title="Bagas Karyadi on-line" />
	<atom:link rel='hub' href='http://karyadibagas.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>&#8216;AQUA&#8217;? Kata &#8220;mereka&#8221; mengandung logam berat?</title>
		<link>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/03/02/aqua-kata-mereka-mengandung-logam-berat/</link>
		<comments>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/03/02/aqua-kata-mereka-mengandung-logam-berat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 04:29:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karyadibagas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[air minum]]></category>
		<category><![CDATA[aqua]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[logam]]></category>
		<category><![CDATA[logam berat]]></category>
		<category><![CDATA[mineral]]></category>
		<category><![CDATA[mineral argonik]]></category>
		<category><![CDATA[uji elektrolisa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karyadibagas.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Saya sempat bingung dengan promosi produk-produk air minum dalam kemasan yang berusaha membuktikan bahwa kualitas air minum mereka adalah yang paling baik. Mereka membuktikannya dengan sangat baik&#8230; Mereka mendemokan uji elektrolisa terhadap air minum mereka dan air minum merk lain. Uji elektrolisa dimaksudkan untuk menguji apakah ada kandungan mineral/logam di dalam air tersebut. Hasilnya sungguh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=25&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.aqua.com/aqua_v3/images/fctpg-img-bg-inside.gif" alt="" width="257" height="396" />Saya sempat bingung dengan promosi produk-produk air minum dalam kemasan yang berusaha membuktikan bahwa kualitas air minum mereka adalah yang paling baik. Mereka membuktikannya dengan sangat baik&#8230; Mereka mendemokan uji elektrolisa terhadap air minum mereka dan air minum merk lain. Uji elektrolisa dimaksudkan untuk menguji apakah ada kandungan mineral/logam di dalam air tersebut. Hasilnya sungguh mengejutkan&#8230; Ternyata setelah diuji, justru tidak terlihat kotoran/endapan pada produk mereka, sedangkan pada produk lain, seperti &#8216;AQUA&#8217; justru terlihat endapan yang dinilai cukup kotor. Mereka mengatakan bahwa &#8216;AQUA&#8217; sendiri mengandung logam yang cukup bermasalah. Maksud saya, mereka mengatakan bahwa &#8216;AQUA&#8217; justru mengandung logam berat (mineral anorganik) yang sama sekali tidak dapat diserap oleh tubuh dan sangat berbahaya bagi tubuh kita.</p>
<p>Namun, saya masih tidak percaya. Akhirnya, saya mencoba mencari tahu sendiri ke <a href="http://www.aqua.com">http://www.aqua.com</a>. Nah, akhirnya saya menemukan jawaban pasti dari pihak &#8216;AQUA&#8217; sendiri. Tapi, saya juga masih belum tahu apakah pihak &#8216;AQUA&#8217; memberikan alasan yang mengandung kebenaran. Hehehe, maklumlah nilai kimia saya cuma dapat C, jadi saya benar-benar tidak bisa memastikan. Lihat sendiri penjelasan dari pihak &#8216;AQUA&#8217;&#8230;</p>
<p>===================================================</p>
<p>Artikel ini diambil dari <a href="http://www.aqua.com/aqua_v3/ina/aquanews_detail.php?p_id=258">http://www.aqua.com/aqua_v3/ina/aquanews_detail.php?p_id=258</a>&#8230;</p>
<p><span class="arial_16bold_red">Pengujian Air yang Akurat</span></p>
<p><span class="arial_11normal_blue">Untuk menjaga kesehatan, kita harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menentukan pilihan air minum kita. Dan ada baiknya Anda memahami tentang proses pengujian air yang benar dan akurat, termasuk pengujian air yang belakangan ini sering dilakukan oleh beberapa orang atau pihak tertentu untuk menguji kemurnian air merek dan jenis tertentu. Pertanyaannya adalah, apakah pengujian tersebut sudah benar? Apakah harus dilakukan di laboratorium atau dapat dilakukan di pusat perbelanjaan, kantor atau rumah?</p>
<p>Belakangan ini banyak pihak yang mempromosikan air murni dalam kemasan merek tertentu yang ditawarkan sebagai “air murni” yang lebih baik dari produk AMDK merek terkenal yang telah lama beredar dengan melakukan semacam tes atau pengujian terhadap kedua jenis atau merek air tersebut. Mereka mencoba membuktikan klaim atas ke-“sempurna”-an atau kemurnian air yang dihasilkan dengan melakukan semacam tes dengan menggunakan alat listrik terhadap kedua produk. Dan segera terlihat bahwa AMDK bermerek tertentu menjadi keruh dan berwarna. Sebaliknya air atau produk yang mereka tawarkan tersebut masih jernih dan tidak ada endapan. Apakah metode dan kesimpulan pengujian ini benar dan dapat dipertanggungjawabkan?</p>
<p>Anda perlu waspada terhadap pengujian-pengujian semacam ini, karena pengujian semacam ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan salah persepsi terhadap air minum dalam kemasan bermerek yang digunakan dalam pengujian tersebut. Klaim dan kesimpulan yang disampaikan adalah tidak benar. Pengujian yang dilakukan ini memanfaatkan ketidaktahuan konsumen akan reaksi kimia sederhana, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
<p><strong>Apa sebetulnya Alat PENGETESAN LISTRIK yang digunakan?</strong><br />
Sebenarnya alat tersebut adalah ALAT ELEKTROLISA sederhana yang dapat dipakai untuk mengetahui apakah air yang dites mengandung mineral atau tidak. <strong>PROSES ELEKTROLISA</strong> sendiri merupakan suatu proses pemisahan komponen kimia menjadi elemen dengan menggunakan aliran listrik.</p>
<p>Pada umumnya alat tersebut berupa kotak dengan 4 kaki yang terbuat dari ogam yang merupakan elektroda-elektroda dengan muatan kutub negatif dan positif, yang apabila dilalui aliran listrik dan dicelupkan ke dalam cairan penghantar listrik (yang ada mineralnya), maka elemen kimia bermuatan negatif akan menuju ke kutub positif, dan sebaliknya, elemen yang bermuatan positif akan menuju ke kutub negatif.</p>
<div><img src="http://www.aqua.com/aqua_v3/materials/Image/Uji%20air%201.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" width="348" height="224" align="middle" /></div>
<p>Jika alat tes elektrolisa ini dimasukkan ke dalam air yang mengandung mineral, akan selalu timbul gumpalan atau endapan yang berwarna coklat, hijau, kehitam-hitaman ataupun warna lain, tergantung pada jenis mineral yang ada dalam air tersebut. Mineral atau elektrolit yang tadinya dalam keadaan TERLARUT (DISSOLVED SOLIDS), oleh proses ELEKTROLISA menjadi TAK TERLARUT dan tampak sebagai Endapan atau Kekeruhan. <strong>Jadi apa yang terlihat sebagai endapan atau “kotoran” sebetulnya tidak lain adalah MINERAL yang sekarang membentuk endapan</strong>, disamping itu terjadi pula penambahan endapan dan kekeruhan yang berasal dari pelepasan zat atau elemen  yang berasal dari elektroda yang dipakai karena proses elektrolisa ini.  Zat yang terlepas dari elektroda adalah sama dengan bahan elektroda itu sendiri, kalau bahan elektrodanya zat besi, maka yang ilepaskan adalah zat besi yang terlihat sebagai endapan yang berwarna Merah- Coklat.</p>
<div><img src="http://www.aqua.com/aqua_v3/materials/Image/Uji%20air%202.jpg" alt="" hspace="10" vspace="10" width="349" height="220" align="middle" /></div>
<p><strong>Air Suling/Air Murni: Air yang kandungan mineralnya dihilangkan/dikurangi melalui proses Destilasi, Deionisasi, atau Osmosis Terbalik (Reverse Osmosis).</strong></p>
<p>Pada Air suling atau Air Destilata, pengujian ini <strong>tidak akan menyebabkan terjadinya endapan, oleh karena Air Suling/Air Destilata tidak mengandung mineral.</strong> Tetapi kalau pada Air suling ini dimasukkan sedikit saja garam, maka hal yang sama akan terjadi, yaitu timbulnya “Kotoran”, karena garam merupakan salah satu contoh mineral. Pihak atau orang yang mendemonstrasikan tes elektrolisa ini untuk mempromosikan Alat Penyaring/Produk Air Suling/Air Murni, sebetulnya hanya menunjukkan kepada para calon pelanggan yang kebetulan kurang paham dengan proses Elektrolisa, bahwa AMDK AQUA mengandung mineral, bukan kotoran.</p>
<p>Timbulnya endapan seperti diuraikan diatas, <strong>karena adanya mineral seimbang dalam AQUA dan mineral ini justru SANGAT PENTING dan berguna bagi TUBUH MANUSIA.</strong> Bersama dengan makanan yang lain, Air minum bermineral yang dikonsumsi akan membantu memenuhi kebutuhan mineral tubuh yang sangat penting untuk proses metabolisme dan fungsi organ tubuh.</p>
<p><strong>Sedikit contoh mineral dari beberapa mineral yang terkandung dalam AQUA :</strong></p>
<table style="height:278px;" border="1" cellspacing="1" cellpadding="1" width="379">
<tbody>
<tr>
<td>Mineral yang terkandung</td>
<td>Perubahan warna yang terjadi bila dilakukan test Elektrolisa</td>
<td>Manfaat bagi tubuh</td>
<td colspan="2">Kandungan Sesuai</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td>Std SNI</td>
<td>Std AQUA</td>
</tr>
<tr>
<td>Ca (Calsium)</td>
<td>Putih</td>
<td>Untuk pembentukan tulang dan gigi</td>
<td>Maks 75 mg/lt</td>
<td>Maks 75 mg/lt</td>
</tr>
<tr>
<td>Mg (Magnesium)</td>
<td>Putih</td>
<td>Untuk pembentukan tulang dan gigi</td>
<td>Maks 50 mg/lt</td>
<td>Maks 50 mg/lt</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p></span></p>
<p>Untuk lebih mengetahui resiko mengkonsumsi air minum yang tidak mengandung mineral (demineralized water), dapat dilihat dalam website WHO sebagai berikut : <a href="http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf">http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf</a></p>
<p>===================================================</p>
<p>Artikel ini diambil dari <a href="http://www.aqua.com/aqua_v3/ina/aquafacts_faq-detail.php?p_id=72">http://www.aqua.com/aqua_v3/ina/aquafacts_faq-detail.php?p_id=72</a></p>
<p><span class="arial_14bold_blue">Q: Saya pernah didatangi orang yang melakukan demo produk, dengan menggunakan semacam alat listrik untuk mengecek kualitas air. Dan dari demo tsb, air AQUA menjadi keruh dan ada endapan hitam, smtr air yang satunya (yang mereka jual) tidak demikian, tetap bening. Apakah kualitas AQUA memang buruk? Apakah demo uji air ini valid?</span></p>
<p><span class="arial_11normal_blue"><strong>Jawaban :</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Uji atau tes ini adalah sama sekali tidak benar. Jika alat tes elektrolisa ini dimasukkan ke dalam air yang mengandung mineral, akan selalu timbul gumpalan atau endapan yang berwarna coklat, hijau, kehitam-hitaman ataupun warna lain, tergantung pada jenis mineral yang ada dalam air tersebut.</li>
<li>Mineral atau elektrolit yang tadinya dalam keadaan terlarut (dissolved solid), oleh proses elektrolisa menjadi tak terlarut dan tampak sebagai Endapan atau Kekeruhan. Jadi apa yang terlihat sebagai endapan atau “kotoran” sebetulnya tidak lain adalah MINERAL yang sekarang membentuk endapan.</li>
<li>Air yang tidak berubah warna dan tidak ada endapan (tetap bening) justru menandakan air tersebut tidak ada/tidak mengandung mineral. Ini akan berbeda hasilnya apabila air yang tidak mengandung mineral tersebut ditaburi dengan sedikit garam dapur, maka akan terbentuk gumpalan berwarna yang sama dengan air yang mengandung mineral.</li>
<li>Disamping itu, terjadi pula penambahan endapan dan kekeruhan yang berasal dari pelepasan zat atau elemen yang berasal dari elektroda yang dipakai karena proses elektrolisa ini. Zat yang terlepas dari elektroda adalah sama dengan bahan elektroda itu sendiri, kalau bahan elektrodanya zat besi, maka yang dilepaskan adalah zat besi yang terlihat sebagai endapan yang berwarna Merah-Coklat.</li>
<li>Uji ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kandungan logam berat, karena uji kandungan logam berat tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan alat ini.</li>
<li>Dan perlu diketahui, air yang tidak mengandung mineral dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan tidak ideal sebagai air minum. Referensi ilmiah mengenai hal ini dapat Anda baca pada artikel yang dipublikasikan situs WHO http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf, yang berjudul ‘Health risks from drinking demineralised’.</li>
<li>Karenanya, Anda sebagai konsumen senantiasa berhati-hati terhadap pemberitaan ataupun informasi yang mencoba memanfaatkan ketidaktahuan kita dalam hal reaksi kimia sederhana seperti ini.</li>
</ul>
</div>
<div>===================================================</div>
<div>Nah, demikianlah informasi yang bisa saya peroleh. Sampai detik ini rupanya saya masih percaya dengan &#8216;AQUA&#8217; sebagai air minum terbaik sehari-hari (bukan promosi, lho tapi kesaksian&#8230;). Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati kita semua!!!</div>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karyadibagas.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karyadibagas.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=25&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/03/02/aqua-kata-mereka-mengandung-logam-berat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8c5a4752d5eaefdf5421e9fba92bd83?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">karyadibagas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.aqua.com/aqua_v3/images/fctpg-img-bg-inside.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.aqua.com/aqua_v3/materials/Image/Uji%20air%201.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.aqua.com/aqua_v3/materials/Image/Uji%20air%202.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Permasalahan Sampah</title>
		<link>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/02/06/permasalahan-sampah/</link>
		<comments>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/02/06/permasalahan-sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 14:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karyadibagas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karyadibagas.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Permasalahan sampah di kota besar dan ibukota negara, seperti Jakarta seharusnya menjadi momok tersendiri bagi isu lingkungan hidup di Indonesia. Banyaknya sampah yang berserakan di setiap sudut kota, pinggir kali, dan area pemukiman kumuh justru membuat Jakarta menjadi kota yang pincang. Pemerintah kota Jakarta seharusnya bukan hanya berkonsentrasi di daerah-daerah elite saja, melainkan lebih menaruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=22&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Permasalahan sampah di kota besar dan ibukota negara, seperti Jakarta seharusnya menjadi momok tersendiri bagi isu lingkungan hidup di Indonesia. Banyaknya sampah yang berserakan di setiap sudut kota, pinggir kali, dan area pemukiman kumuh justru membuat Jakarta menjadi kota yang pincang. Pemerintah kota Jakarta seharusnya bukan hanya berkonsentrasi di daerah-daerah elite saja, melainkan lebih menaruh perhatian di daerah-daerah rawan sampah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Sebenarnya, kita dapat menerapkan prinsip kerja sama dan kegotongroyongan dalam menyelesaikan permasalahan ini. Oleh karena itu, setidaknya seluruh lapisan masyarakat beserta pemerintah perlu mengadakan suatu kerja sama dalam menanggulangi sampah-sampah yang berserakan di sepanjang jalan raya, kali-kali, sungai-sungai, dan sudut-sudut kota lainnya. Berdasarkan prinsip kegotongroyongan dan kerja sama, kita pun harus bersatu padu untuk membereskan sampah-sampah tersebut. Dengan demikian, permasalahan ini akan menjadi jauh lebih ringan dan dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Gerakan membersihkan kota secara besar-besaran di mana semua lapisan warga masyarakat turut ikut serta dalam gerakan tersebut merupakan kegiatan yang tidak berpengaruh secara signifikan. Hal ini disebabkan buah dari kegiatan tersebut hanya dapat dinikmati sementara. Kita tidak dapat merasakan hasilnya pada waktu-waktu yang akan datang. Kita juga tidak dapat memprediksikan apakah kegiatan tersebut akan terus-menerus berlanjut dari waktu ke waktu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Hal yang paling efektif adalah membentuk pola pikir masyarakat itu sendiri karena hasil dari pembentukan pola pikir masyarakat ini akan bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama dan akan menciptakan pola perilaku yang bertahan lama pula. Setiap individu perlu ditanamkan suatu pola pikir mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya sehingga setiap individu dapat bekerja sama dengan baik untuk mengubah perilaku-perilakunya yang buruk tersebut. Mereka harus menyadari bahwa membuang sampah pada sembarang tempat akan menimbulkan banyak kerugian baik bagi dirinya sendiri, bagi orang lain maupun bagi alam sekitarnya. Mereka juga harus menyadari bahwa mereka harus melakukan tindakan yang aktif dan preventif dalam menanggulangi sampah-sampah yang berserakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Oleh karena itu, gerakan besar-besaran yang perludiadakan oleh pemerintah adalah gerakan membentuk pola pikir masyarakat tersebut. Pemerintah perlu memprioritaskan gerakan ini pada generasi-generasi muda. Hal ini disebabkan para generasi muda adalah orang-orang yang nantinya akan memimpin negeri ini. Pembentukan pola pikir yang baik juga perlu dilakukan pada usia dini karena pada usia dini seseorang dapat dengan mudah menyerap suatu pengajaran ataupun pemikiran yang selanjutnya dapat terus-menerus tertanam di dalam benaknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Pemerintah tentunya tidak hanya mangadakan gerakan pembentukan pola pikir masyarakat terbatas pada generasi-generasi muda. Pemerintah juga perlu mengadakan berbagai penyuluhan akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya kepada semua lapisan masyarakat, baik masyarakat kelas atas, masyarakat kelas menengah, maupun masyarakat kelas bawah. Selain itu, pemerintah juga perlu memasang spanduk-spanduk yang bertuliskan tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Spanduk-spanduk tersebut nantinya harus ditempatkan di tempat-tempat yang strategis, seperti kendaraan umum, terminal bus, stasiun kereta api, pusat-pusat perbelanjaan, lapangan parkir, tempat-tempat rekreasi, dan tempat-tempat strategis lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Namun, kita juga perlu mengingat bahwa orang-orang yang sudah menyadari akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya sekalipun terkadang masih melakukan hal-hal yang seharusnya tidak mereka lakukan. Sebagian besar orang mungkin sudah mengetahui bahwa membuang sampah pada sembarang tempat adalah perilaku yang buruk. Akan tetapi, hanya sedikit dari mereka yang benar-benar melaksanakan apa yang sudah mereka ketahui tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Sebenarnya, hal utama yang menyebabkan mereka membuang sampah pada sembarang tempat adalah tidak adanya tempat di mana mereka bisa membuang sampah. Pemerintah seharusnya menyediakan anggaran khusus untuk menambah jumlah tempat sampah. Tempat-tempat sampah tersebut nantinya harus disebarluaskan ke tempat-tempat yang strategis, seperti sekolah-sekolah, pusat-pusat perbelanjaan, terminal bus, stasiun kereta api, kendaraan umum, dan tempat-tempat lainnya. Dengan demikian, setiap orang akan senantiasa membuang sampah yang mereka miliki pada tempat-tempat yang sudah tersedia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Namun, pemerintah tidak boleh berhenti sampai di situ saja. Pemerintah juga perlu menerjunkan petugas-petugas kebersihan yang profesional. Petugas-petugas kebersihan tersebut perlu mendapatkan pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu sehingga para petugas kebersihan tersebut tidak hanya bertugas untuk membersihkan sampah-sampah yang masih berserakan tetapi juga memiliki hak dan kewajiban untuk menindak tegas setiap orang yang kedapatan sedang membuang sampah pada sembarang tempat. Dengan demikian, hukum pun turut membatasi tingkah laku masyarakat ketika mereka hendak membuang sampah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Selain itu, kita semua patut menyadari bahwa sampah yang kita buang merupakan salah satu dari mata rantai energi sebab segala materi yang berada di bumi ini merupakan suatu bentuk energi yang tersimpan. Kita perlu mengetahui bahwa energi yang tersimpan dalam bentuk materi-materi tersebut harus dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk menunjang kebutuhan hidup umat manusia. Jadi, sebenarnya kita tidak dapat menyimpulkan bahwa sampah adalah sesuatu yang tidak berdaya guna.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Oleh karena itu, pemerintah memerlukan anggaran khusus guna menyediakan tempat-tempat pembuangan sampah yang sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendaurulangan yang memadai. Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan suatu pembelajaran khusus untuk dapat menentukan manakah sampah yang bisa terurai dan manakah sampah yang tidak bisa terurai. Dengan demikian, sampah-sampah tersebut dapat diklasifikasikan dengan baik sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan suatu produk yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span>Kita sepatutnya menjadikan sampah sebagai bagian yang terpenting dalam kehidupan kita sebab segala materi yang ada di bumi mempunyai kegunaan-kegunaan yang khas. Sesungguhnya, sampah adalah satu-satunya bahan baku terbesar dan terpenting dalam kegiatan produksi yang tidak pernah kita sadari sebelumnya.</span></p>
<p><img src="http://http://kafkapizechust.blogjurnalistikonlain.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/02/sampah.jpg" alt="sampah" width="1" height="1" /></p>
<p><img src="http://wawan12.files.wordpress.com/2008/08/tong-sampah.jpg?w=500" alt="sampah" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karyadibagas.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karyadibagas.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=22&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/02/06/permasalahan-sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8c5a4752d5eaefdf5421e9fba92bd83?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">karyadibagas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://http://kafkapizechust.blogjurnalistikonlain.com/wordpress/wp-content/uploads/2008/02/sampah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sampah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wawan12.files.wordpress.com/2008/08/tong-sampah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sampah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mau jadi seorang pahlawan?</title>
		<link>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/02/06/mau-jadi-seorang-pahlawan/</link>
		<comments>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/02/06/mau-jadi-seorang-pahlawan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 14:27:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karyadibagas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hari pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://karyadibagas.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati sebuah hari yang mengagumkan, yaitu Hari Pahlawan. Sebuah hari di mana kita semua memperingati perjuangan para pahlawan kita yang rela mati untuk menyelamatkan bangsa ini dari tangan penjajah. Teman-teman tahu, apakah makna spesial di balik kata ‘pahlawan’? Orang yang bertempur di medan perang? Orang yang rela mati untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=18&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati sebuah hari yang mengagumkan, yaitu Hari Pahlawan. Sebuah hari di mana kita semua memperingati perjuangan para pahlawan kita yang rela mati untuk menyelamatkan bangsa ini dari tangan penjajah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Teman-teman tahu, apakah makna spesial di balik kata ‘pahlawan’? Orang yang bertempur di medan perang? Orang yang rela mati untuk bangsa? Orang yang melakukan pergerakan-pergerakan yang bersejarah? Itu semua terlalu rumit. Kita tidak akan dapat menyerap makna kata ‘pahlawan’ itu secara benar. Lalu apakah yang terjadi apabila kita tidak dapat menyerap makna kata ‘pahlawan secara benar? Jawabannya: kita tidak akan bisa menjadi pahlawan dalam hidup ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p><img src="http://fc01.deviantart.com/fs31/i/2008/213/a/0/Pahlawan_by_kriukcreation.jpg" alt="pahlawan" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Apakah semua orang harus jadi pahlawan? Jawabannya: MUTLAK, YA.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Sekarang kita bahas, apakah makna kata ‘pahlawan’. Pertama, pahlawan adalah seorang yang selalu menanamkan di dalam dirinya bahwa ia adalah pemenang. Apakah ia sungguh-sungguh menang? Sepertinya tidak, toh banyak pahlawan kita yang kalah dan mati di medan perang. Lalu, mengapa mereka menganggap dirinya pemenang? Kunci kemenangan mereka adalah di dalam diri mereka. Apapun masalah dan kehancuran yang menimpa diri mereka, mereka tetap percaya bahwa mereka menang. Sekalipun mereka tampak kalah, di dalam hati dan pikiran mereka hanya ada satu kata, yaitu ‘kemenangan’. Ini adalah mental yang luar biasa dan bisa kita terapkan dalam kehidupan kita. Apapun penderitaan yang kita alami, apapun permasalahan yang terjadi dalam hidup kita, dan apapun kehancuran dan kegagalan yang kita alami, apakah kita sanggup memiliki mental seorang pahlawan, yang adalah mental seorang pemenang? Apakah teman-teman tahu? Kualitas mental kita diukur ketika kehancuran itu datang menimpa kita. Apakah kita masih bisa berkata: aku kuat, aku menang, aku sukses, aku bahagia…? Ketika kita masih bisa berkata seperti itu di tengah-tengah kehancuran yang kita alami, berarti kita mempunyai bakat untuk menjadi seorang pahlawan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Kedua, pahlawan adalah seseorang yang selalu membunuh egonya sendiri. Egonya, mati. Fokus hidup kepada dirinya, mati. Ia tidak pernah memikirkan nasib dirinya sendiri. Ia tidak pernah memikirkan keuntungan untuk dirinya sendiri. Ia tidak pernah mengenal kata ‘aku’. Yang ada di dalam benaknya adalah bagaimana kepentingan orang banyak bisa dipenuhi, bagaimana orang banyak dapat menikmati kehidupan yang layak, dan bagaimana ia dapat melakukan sesuatu untuk mereka yang membutuhkan. Fokus hidupnya ditujukan kepada kepentingan orang banyak. Ia tidak memikirkan bagaimana ia akan menderita, bagaimana ia akan disiksa, dan bagaimana ia akan mati. Ia rela menerima itu semua asalkan orang banyak bisa hidup berbahagia. Mengapa ia melakukannya? Satu alasan yang membuat ia bersemangat untuk mengalami itu semua adalah karena itu adalah hal yang MULIA. Ia melakukan hal-hal yang mulia. Apakah teman-teman tahu? Segala sesuatu yang mulia memiliki nilai yang kekal. Ia mengejar sesuatu yang kekal, bukan sesuatu yang bersifat sementara. Hal-hal yang berhubungan dengan pemuasan egonya adalah sementara dan hal-hal yang mulia adalah kekal. Ia lebih memilih yang kekal itu walaupun kehancuran demi kehancuran terhadap dirinya pasti akan ia alami. Tetapi, ia percaya apa yang telah ia lakukan untuk mereka yang membutuhkan adalah hal yang mulia dan bernilai kekal. Nah, sanggupkah kita menjadi pahlawan seperti itu? Sanggupkah kita membunuh ego kita sendiri. Kita harus meniru teladan hidup yang luar biasa ini. Saya mengajak teman-teman semua untuk merenungi hal ini dan memeriksa kembali kepada diri kita, apakah kita sudah benar-benar menjadi seorang pahlawan dalam hidup ini.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karyadibagas.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karyadibagas.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=18&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/02/06/mau-jadi-seorang-pahlawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8c5a4752d5eaefdf5421e9fba92bd83?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">karyadibagas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fc01.deviantart.com/fs31/i/2008/213/a/0/Pahlawan_by_kriukcreation.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pahlawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hallo kawanku&#8230;</title>
		<link>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/01/30/hello-world/</link>
		<comments>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/01/30/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 04:26:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>karyadibagas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Hidup ini tentang Tuhan.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=1&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mohon maaf, nih&#8230; Alamat blog saya yang semula di bagaskaryadi.oggix.org kini pindah ke sini (karyadibagas.wordpress.com). Yah, gara-gara oggix.org gampang banget ditembus spam sih&#8230; Saya juga gak tahu tuh, kok halaman blog saya yang dulu bermasalah gara-gra banyak spam masuk jadi ada embel-embel halaman format pdf yang gak jelas.</p>
<p>Nah, di wordpress tenang banget dan damai tapi susah nih cari widget yang cocok&#8230;</p>
<p>Ya, udah selamat menikati blog ini, ya&#8230; Tuhan memberkati!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/karyadibagas.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/karyadibagas.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=karyadibagas.wordpress.com&amp;blog=6380030&amp;post=1&amp;subd=karyadibagas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://karyadibagas.wordpress.com/2009/01/30/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8c5a4752d5eaefdf5421e9fba92bd83?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">karyadibagas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
